Kamis, 08 November 2012

Kebijakan nota pelanggan restoran


1.    kebijakan nota pelanggan restoran 
kebijakan yang dapat membantu restoran untuk mengendalikan penerimaan kasnya dari pelayan yang mempunyai tujuan yang tidak diinginkan untuk melakukan penipuan terhadap penerimaan kas restoran dan mendapatkan keuntungan dimana dengan membuat laporan manajerial yang terdiri dari laporan anggaran dan laporan kinerja yang tujuannya untuk memastikan kepada pegawai yang aktifitas di lapangan. Pengendalian penerimann kas ini sudah banyak digunakan di restoran restoran lainnya agar penerimaan kas mereka dapat terkontrol secara lebih akurat.
Dan aktifitas restoran dilakukan dengan efisien sesuai dengan tujuan peraturan restoran ,serta menyediakan sebuah dokumen yang memadai atas seluruh aktifitas restoran, yang dimana dokumen itu memungkinkan para manajer untuk mengetahui bahwa tanggung jawab yang diberikan telah dilakukan dengan baik dan benar. Memang seharusnya restoran pada umumnya harus menggunakan nota agar setiap pelanggan dapat mempermudah dalam memesan makanan yang diinginkan dan jumlah makanan yang sudah dipesan oleh pelanggan dapat diketahui  dengan adanya bukti nota tersebut.
Pemilik restoran bisa dengan mudah mengontrol penerimaan kas restorannya dengan melihat buku besar yang dimiliki restoran.Pemberian nomor nota pada pengendalian restoran akan menyederhanakan verifikasi bahwa setiap transaksi sudah dicatat dan tidak ada dokumen yang salah letak karna setiap transaksi nota pelanggan sudah dilengkapi nomor dan juga jika terjadi kesalahan penulisan atau terjadi kesalahan pemesanan maka nota tersebut harus dikembalikan. 
Dengan cara pengendalian seperti ini berbagai siklus transaksi saling berhubungan dengan buku besar dan sistem pelaporan yang dimiliki oleh restoran yang digunakan untuk menghasilkan informasi bagi manajemen dan pihak-pihak eksternal.

2.    Kasus Penipuan Citi bank dibobol pegawainya sendiri

Citibank dibobol oleh manajer dan teller bank itu sendiri. Nilai dana yang dibobol mencapai Rp 17 miliar. Polisi telah menangkap dua tersangka pelaku, yaitu MD dan D. Diduga modusnya dengan cara memindahkan uang nasabah ke beberapa perusahaan. Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan kasus ini.
”Terakhir, petugas menangkap tersangka berinisial D di rumahnya di daerah Bintaro, Selasa pagi sekitar pukul 04.00,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Jakarta, Selasa (29/3).
Anton menjelaskan, tersangka ”MD” merupakan salah satu manajer di Citibank. Untuk memindahkan uang nasabah, MD dibantu tersangka D yang berperan sebagai teller di salah satu cabang Citibank.
Modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan memindahkan uang nasabah ke beberapa perusahaan untuk kemudian ditarik uangnya oleh para tersangka. Kepemilikan perusahaan itu atas nama orang lain.
Saat ini, kata Anton, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut dengan memeriksa para tersangka secara intensif. ”Masih dikembangkan,” katanya ketika ditanya apakah kemungkinan masih ada tersangka baru yang menjadi target.
Hingga saat ini penyidik Polri telah memeriksa 13 saksi yang terdiri atas 10 karyawan bank dan 3 korban selaku pelapor.
Penyidik Mabes Polri juga telah menyita barang bukti berupa dokumen-dokumen transaksi dan satu unit mobil Hummer warna putih yang kini dititipkan di rumah penitipan barang sitaan di Jakarta Utara.
Sebagaimana dikemukakan Anton Bahrul Alam, MD dijerat dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.
Dalam Mengembalikan kerugian  Ditta Amahorseya, Director Country Corporate Affairs Citibank, dalam keterangan resmi melalui surat elektronik menyebutkan, kasus ini merupakan kejadian yang hanya terjadi di satu tempat. Citibank juga sudah bertindak cepat menghubungi seluruh nasabah yang mungkin terkena dampaknya.
”Adalah komitmen kami untuk melindungi kepentingan nasabah kami, termasuk secepatnya mengembalikan kerugian yang dialami oleh nasabah yang hilang melalui transaksi tidak sah di dalam rekening mereka secara adil dan tepat waktu. Kami bekerja sama penuh dengan seluruh pihak berwenang terkait,” kata Ditta.
Menurut Ditta, staf yang terlibat dalam kasus pembobolan uang nasabah tersebut juga sudah tidak lagi bekerja di Citibank. Namun, pihak Citibank menolak berkomentar lebih lanjut, dengan dalih kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
Pegawai Tidak bertanggung jawab ,Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah menyampaikan, pengawasan BI terhadap bank hanya berkaitan dengan kesehatan bank, termasuk hal-hal yang terkait dengan intermediasi perbankan. ”Misalnya, soal pengucuran kredit, benar atau tidak,” kata Difi.
Kasus yang terjadi di Citibank, tutur Difi, merupakan tanggung jawab Citibank. Pasalnya, kasus tersebut berkaitan dengan oknum di bank, bukan sistem bank tersebut. Secara umum, bank asing, termasuk Citibank, sistemnya sudah berjalan baik.
”Sekarang ini BI hanya meminta Citibank untuk menyelesaikan masalah itu agar nasabah tidak dirugikan,” ujar Difi.
Ekonom senior Standard Chartered, Fauzi Ichsan, yang ditanya wartawan tentang upaya mengantisipasi fraud atau penipuan di perbankan, menyatakan, manajemen risiko bank harus kuat. Penipuan umumnya terjadi di wilayah perbankan korporasi.
”Direktur manajemen risiko harus lepas dari urusan bisnis,” kata Fauzi. Dalam survei PwC Indonesia, yang dirilis pekan lalu, lebih dari separuh responden memperkirakan tingkat risiko penipuan akan tetap sama seperti tahun 2010.
Dari sisi jenis penipuan di sektor perbankan, penipuan identitas dikhawatirkan oleh 29 persen responden. Disusul kemudian penipuan berupa kolusi antara karyawan bank dan nasabah, sekitar 21 persen responden.

Kamis, 04 Oktober 2012

Sistem informasi akuntansi


Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi.Dan merupakan suatu rerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.Tujuan sistem informasi akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan oleh aktivitas yang disebut pemrosesan informasi. Sebagian dari keluaran yang diperlukan oleh pemroses informasi disediakan oleh sistem pemrosesan transaksi, seperti laporan keuangan dari sistem pemrosesan transaksi.
Berikut ini dasar-dasar yang perlu diperhatikan dalam prioritas perancangan sistem menurut Wilkinson (1993):
1. Tujuan dalam perencanaan sistem dan usulan proyek seharusnya dicapai untuk menghasilkan kemajuan dan kemampuan sistem yang lebih besar.
2. Mempertimbangkan trade-off yang memadai antara manfaat dari tujuan perancangan sistem dengan biaya yang dikeluarkan.
3. Berfokus pada permintaan fungsional dari sistem.
4. Melayani berbagai macam tujuan.
5. Perancangan sistem memperhatikan keberadaan dari pengguna sistem (user).
Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
  • Sistem pemrosesan transaksi mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/ pelaporan keuangan menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  • Sistem pelaporan manajemen yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Siklus Akuntansi
Siklus akuntansi menunjukkan prosedur  akuntansi mulai dari sumber data sampai ke proses pencatatan/pengolahan  akuntansinya. Siklus akuntansi dibagi menjadi:
1.    Siklus pendapatan
prosedur pendapatan dkimulai dari bagian penjualan otorisasi .kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai dengan penerimaan kas.
2.    Siklus pengeluaran kas
prosedur pengeluaran kas mulai dari proses pembelian sampai ke proses pembayaran
3.    Siklus konversi
siklus produksi mulai dari bahan mentah sampai ke barang jadi. Siklus manajemen Sumber Daya Manusia melibatkan prosedur penggajian
4.    Siklus manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
5.    Siklus buku besar dan laporan keuangan
prosedur pencatatan dan perekaman ke jurnal dan buku besar dan pencetakan laporan-laporan keuangan yang datanya diambil dari buku besar 

Manfaat dalam SIA
  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Minggu, 01 Juli 2012

OTONOMI DAERAH


 BAB I

A.  LATAR BELAKANG
Otonomi daerah dapat diartikan sebagai kewajiban yang diberikan kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut aspirasi masyarakat untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat dan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sedangkan yang dimaksud dengan kewajiban adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat.
Pelaksanaan otonomi daerah selain berlandaskan pada acuan hukum, juga sebagai implementasi tuntutan globalisasi yang harus diberdayakan dengan cara memberikan daerah kewenangan yang lebih luas, lebih nyata dan bertanggung jawab, terutama dalam mengatur, memanfaatkan dan menggali sumber-sumber potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

B.   TUJUAN
-          menambah wawasan para pembaca, untuk mengetahui tentang otonomi daerah pada daerah-daerah indonesia.

BAB II
ISI
Pengertian “otonom” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) secara bahasa adalah “berdiri sendiri” atau “dengan pemerintahan sendiri”. Sedangkan “daerah” adalah suatu “wilayah” atau “lingkungan pemerintah”.Secara istilah “otonomi daerah” adalah “wewenang/kekuasaan pada suatu wilayah/daerah yang mengatur dan mengelola untuk kepentingan wilayah/daerah masyarakat itu sendiri.”
Dan pengertian lebih luas lagi adalah wewenang/kekuasaan pada suatu wilayah/daerah yang mengatur dan mengelola untuk kepentingan wilayah/daerah masyarakat itu sendiri mulai dari ekonomi, politik, dan pengaturan perimbangan keuangan termasuk pengaturan sosial, budaya, dan ideologi yang sesuai dengan tradisi adat istiadat daerah lingkungannya.
Otonomi daerah menurut UU No.32 tahun 2004 Pasal 1 ayat 5 adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sementara itu daerah otonom dalam UU No. 32 tahun 2004 Pasal 1 ayat 6 dijelaskan  selanjutnya  yang disebut    daerah,     adalah    kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pelaksanaan otonomi daerah dipengaruhi oleh faktor-faktor yang meliputi kemampuan si pelaksana, kemampuan dalam keuangan, ketersediaan alat dan bahan, dan kemampuan dalam berorganisasi. Otonomi daerah tidak mencakup bidang-bidang tertentu, seperti politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter, fiskal, dan agama. Bidang-bidang tersebut tetap menjadi urusan pemerintah pusat. Pelaksanaan otonomi daerah berdasar pada prinsip demokrasi, keadilan, pemerataan, dan keanekaragaman.
Dalam otonomi daerah ada prinsip desentralisasi, dekonsentrasi dan pembantuan yang dijelaskan dalam UU No.32 tahun 2004 sebagai berikut:
  1. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang   pemerintahan    oleh Pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Dekonsentrasi  adalah pelimpahan wewenang   pemerintahan   oleh Pemerinta kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah dan/atau kepada instansi vertikal di wilayah tertentu.
  3. Tugas pembantuan adalah penugasan  dari    Pemerintah    kepada daerah dan/atau  desa dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan/atau desa serta dari  pemerintah kabupaten kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu.


BAB III
PENUTUP

                Demikian yang dapat saya paparkan mengenai otonomi daerah, yang saya ketahui ,mugkin kalau ada kesalahan dikarenakan tema penulisan yang kurang memiliki wawasan
Saya banyak berharap semoga tulisan ini berguna bagi penulis dan pembaca.

KESIMPULAN
Pengembangan suatu daerah dapat disesuaikan oleh pemerintah daerah dengan potensi dan kekhasan daerah masing-masing. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi pemerintah daerah untuk membuktikan kemampuannya dalam melaksanakan kewenangan yang menjadi hak daerah. Maju atau tidaknya suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan yaitu pemerintah daerah. Pemerintah daerah bebas berkreasi dan berekspresi dalam rangka membangun daerahnya, tentu saja dengan tidak melanggar ketentuan hukum yaitu ya perundang undangaan

SARAN
Jadikan otonomi daerah_daerah indonesia sebagai sarana kekuasaan dan menjadikan pelestarian didalam daerah masing0masing diseluruh indonesia
DAFTAR PUSTAKA

Kamis, 31 Mei 2012

Pilihan Terakhir

Pilihan terakhirku adalah kamu.kamu tahukah kenapa aku memilihmu karena kamu yang bisa membuat duniaku berbeda,kamu orang yang paling terbaik yang bisa bertahan dengan sifat yang aku miliki.setiap orang yang mengenalku mereka hanya melihat dengan mata sebelahnya saja dan menilai dengan sesukanya tapi kamu tahu bagaimana aku.meskipun aku terkadang egois kamu tetap mau mengalah.kamu memahami aku.kenapa akau ingin kamu karena akupun ingin memahamimu seperti kamu memahamiku.Diriku sendiri sulit untuk enghadapi sifatku tapi kamu sabar menghadapi aku,sejauh aku darimu tetap saja kamu orang yang bisa paham akan diriku.Mau menegelak atau membohongi diri kalau aku tidak bisa menjadi yang tebaik kamutetap berusaha meyakinkan aku,setiap masalah yang kita hadapi kamu pasti bersikap dewasa.memang kamulah yang bisa menjadi pelengkap hidupku kamu menutupi kekuranganku dengan kelebihanmu dan aku ingin seperti itu menjadi pelengkap hidupmu menutupi kekuranganmu.

Direstui

Berbicara tetang direstui banyak hal-hal yang diinget.pertama masalah mau lanjut bersekolah di luar kota keinginan besar melanjutkan sekolah diluar kota awalnya dizini tapi tak sepenuhnya mencoba berbicara perlahan-lahan tetap saja tidak diizini melanjutkan diluar kota,kedua masalah menjalin hubungan dengan lawan jenis awalnya dekat dengan lawan jenis secara diam-diam setiap ingin keluar selalu berbuat tidak baik alias berbohong,lama-lama ditegur dan mengetahuinya mereka mengizini asal bilang jangan mengendap-endap dan pada akhirnya sekarang selalu diizini dengan syarat haru bicara dahulu.itu hanya sebagian dari cerita direstui atau tidak sebenarnya banyak hal lainnya lagi.intinya restu orangtua merupakan rstu tuhan pula jadi minta restu/izin dahulu

Flashback

Flashback kemasa-masa terdahulu awal dimana mula-mula mengenal kata "pacaran".Bermula sejak SMP kelas satu deket sama lawan jenis dan tetap saja tidak tahu pacaran itu apa sampai pada akhirnya duduk dikelas tiga baru tahu tetang pacaran dan pada akhirnya menjalani hubungan tetap saja pacarannya anak kecil atau bisa dibilang cinta monyet.semakin lama makin memahami arti pacaran dikelas satu SMA menjalani hubungan dengan lawan jenis cukup lama bersamanya tapi rasa bosan menghampiri sering ada masalah sampai pada akhirnya mengartikan pacaran hanya sebuah kesenangan yang dilakukan remaja bertemu,bercanda,jalan-jalan,nongkrong dan seperti itu seterusnya.dan pada akhirnya titik letihku dimasa perkuliahan menemukan lawan jenis yang memahamiku semoga tidak ada hal yang mengecewakan lagi dari yang sudah-sudah berlalu setiap kesalahan dimasalalu dijadikan sebuah pelajaran untuk kedepannya.

Bunga Mawar

Bunga mawar terlihat sangat indah sekali karena kelopak bunya yang bagus,warnanya yang idah merah merona dan daunnya tapi pada tangkainnya terdapat duri yang tajam.bunga mawar memang indah tampak dari kejauhan tapi saat digapai tangkainya berduri tajam menggambarkan kehidupan kita disekeliling kita mungkin terlihat baik-baik saja tapi coba perlihatlah secara jelas terdapat duri yang tajam pula dikehidupan kita maka dari itu kita harus bisa memilih mana yang bain dan mana yang tidak baik karena tuhan sudah memberikan kita akal pikiran dan hati,jangan sampai hal buruk menimpa kita